Kirim Dowo tetap Eksis ditengah Modernisasi

dee 15 Mei 2026 23:38:15 WIB

SIDA-DADAPAYU. Tradisi “Kirim Dowo” masih terus dilestarikan oleh masyarakat di wilayah Gunungkidul sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi dan keselamatan warga. Tradisi turun-temurun ini biasanya dilaksanakan setelah musim tanam maupun panen dengan menggelar kenduri atau sedekah makanan bersama. Hal ini juga dilaksanakan oleh warga Padukuhan Nongkosingit pada Kamis Legi, 14 Mei 2026. Warga membawa berbagai hidangan khas desa untuk kemudian didoakan bersama. Setelah doa dipanjatkan, makanan dibagikan dan disantap secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pelaksanaan Kirim Dowo umumnya dipusatkan di Balai Padukuhan. Selain menjadi tradisi spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dan menjaga nilai-nilai budaya Jawa agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Tokoh masyarakat setempat menyebutkan bahwa tradisi Kirim Dowo tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan sesama. Hingga kini, generasi muda di sejumlah wilayah Gunungkidul masih turut dilibatkan agar tradisi leluhur tersebut tetap hidup dan dikenal luas. Mengingat saat ini generasi muda sudah banyak disibukkan dengan perkembangan teknologi, maka perlu melibatkan mereka dalam pelaksanaan tradisi seperti ini.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • giwWuchZt
    yoTA1h http://www.FyLitCl7Pf7ojQdDUOLQOuaxTXbj5iNG...baca selengkapnya
    23 Oktober 2017 18:13:27 WIB
  • Willmathvalf
    Priligy Kaufen Online Cheap Cialis Pay For Cialis...baca selengkapnya
    15 Maret 2017 16:44:33 WIB
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial