Inovasi SIDAYA (Lansia Mandiri Tangguh dan Berdaya) Kalurahan Dadapayu

dee 20 Juni 2026 00:03:27 WIB

SIDA_DADAPAYU. Bulan Juni 2026 Kalurahan Dadapayu kembali menjadi sasaran program UPT Puskesmas Semanu I. Kali ini program yang di laksanakan adalah Inovasi SIDAYA, dimana sasarannya adalah Lansia. Untuk tahun 2026 ini ada 4 Padukuhan yang menjadi Pilot Project diantaranya Sembuku, Pokdadap, Dedel Wetan, dan Sempon Kulon. Rabu, 17 Juni 2026 telah dilaksanakan pelatihan kader lansia sebagai salah satu bentuk realisasi kegiatan inovasi SIDAYA (Lansia Mandiri Tangguh dan Berdaya). 

Materi yang dikenalkan adalah pemanfaatan Asmantoga dan edukasi tentang gangguan jiwa.  Dalam upaya meningkatkan kapasitas kader lansia dalam mendukung kesehatan masyarakat, telah dilaksanakan kegiatan pelatihan kader lansia yang mengangkat tema Pemanfaatan Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asmantoga) dan Edukasi tentang Gangguan Jiwa. Kegiatan tersebut dihadiri oleh kader lansia dari Padukuhan Sembuku, Pokdadap, Dedel Wetan, dan Sempon Kulon, masing-masing 5 orang. Kader lansia ini mengikuti pelatihan selama 2 hari dengan materi yang berbeda. Mereka dilatih untuk dapat mendampingi lansia di Padukuhan masing-masing. Fokus pelatihan saat ini adalah untuk membuat lansia tangguh dan berdaya. Kegiatan ini tidak hanya diisi oleh Puskemsas Semanu I, namun melibatkan PLKB Kapanewon Semanu serta PPL Pertanian Kapanewon Semanu. Kegiatan berlangsung dengan antusias serta partisipasi aktif dari seluruh peserta.

Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai Asmantoga sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga. Peserta diberikan pemahaman tentang berbagai jenis tanaman obat yang dapat ditanam di pekarangan rumah, manfaatnya bagi kesehatan, serta cara pengolahan dan penggunaannya yang tepat. Melalui materi ini, kader lansia diharapkan dapat menjadi agen edukasi di masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat secara aman dan efektif.

Selain materi Asmantoga, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai gangguan jiwa. Narasumber menjelaskan berbagai jenis gangguan jiwa yang sering dijumpai di masyarakat, tanda dan gejala yang perlu dikenali sejak dini, serta pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam proses pemulihan. Materi ini juga menekankan upaya mengurangi stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sehingga masyarakat dapat lebih peduli dan memberikan dukungan yang tepat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kader lansia semakin memahami pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai pendukung kesehatan serta mampu mengenali dan memberikan edukasi dasar terkait gangguan jiwa kepada masyarakat. Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kader, diharapkan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat secara fisik maupun mental.

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • giwWuchZt
    yoTA1h http://www.FyLitCl7Pf7ojQdDUOLQOuaxTXbj5iNG...baca selengkapnya
    23 Oktober 2017 18:13:27 WIB
  • Willmathvalf
    Priligy Kaufen Online Cheap Cialis Pay For Cialis...baca selengkapnya
    15 Maret 2017 16:44:33 WIB
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial